Text
Perpustakaan SMA Negeri 2 Ambon
Penilaian
0,0
dari 5Hawear di Kepulauan Kei
Hawear sebagai satu bentuk hukum adat yang lahir, tumbuh dan hidup dalam masyarakat Kei, merupakan suatu kekayaan budaya yng telah ada sejak turun temurun haruslah dilestarikan dan dijaga dengan baik. Ada beberapa cara melestarikan kekayaan budaya yang dimaksudkan seperti ceritera-ceritera rakyat atau lagu rakyat (folk story and folk song), tetapi juga dapat dilakukan melalui beberapa dokumen tertulis seperti yang dilakukan saat ini. obsesi utama kami dalam penulisan buku ini tidak hanya terletak pada upaya pelestarian budaya masyarakat Kei secara harfiah semata, tetapi yang menjadi esensinya adalah upaya meneruskan nilai-nilai luhur penderi negeri yang mengatur harmonisasi hubungan insan negeri Evav (Kei) dengan sesama, lingkungan serta memperkenalkan suatu peradaban yang luhur kepada masyarakat secara luas. Buku ini setidaknya menjadi harapan akan hadirnya kekuatan local wisdom (kearifan lkal) sebagai perekat masyarakat yang melampaui pulau maupun Ohoi/Negeri yang ada di Kepulauan Kei Maluku Tenggara. Hawear tentu menjadi rujukan atas kelokalan yang dimaksud dalam menentukn berbagai kepentingan sosial yang membentuk tatanan hukum adat yang bersifat mengatur, mengontrol, setiap perilaku masyarkat yangtergabung secra teritorial pada Ohoi/Negeri Evav (Kei) pada umumnya.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 392.MOS.h
- Penerbit
- Ambon: Balai Pelestarian nilai budaya Ambon, 2012
- Deskripsi Fisik
- -
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-979-1463-31-7
- Klasifikasi
- 392
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Subjek
- -
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- -
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah